Showing posts with label Puja. Show all posts
Showing posts with label Puja. Show all posts

Saturday, December 5, 2015

Gaden Lha Gyama - Puja Peringatan Je Tsongkhapa

“Sungai-sungai Gangga sumpah para Bodhisattwa Terkandung di dalam sumpah menjunjung tinggi Dharma Suci” Demikianlah, apa pun basis kebajikan yang telah kukumpulkan, Semuanya didedikasikan untuk tersebar-luasnya Ajaran Buddha!
Merenungkannya, sesungguhnya ini takdir yang terpenuhi!
Sepenuh hatiku berterima kasih padamu, Oh Harta Kebijaksanaan nan Suci!
Dengan tujuan mengulurkan sebesar-besarnya kebajikanku sendiri
Serta menunjukkan pintu masuk tanpa kesalahan dengan cara yang sesuai Bagi banyak orang-orang beruntung yang memiliki kearifan yang jernih, Aku menuliskan pembelajaranku ini.
Dengan tumpukan besar kebajikan yang kuperoleh, Semoga semua makhluk, dengan cara yang sama, Mempertahankan disiplin tak terkalahkan Buddha, Dan memasuki jalan yang menyenangkan hati Para Pemenang!"
~Je Tsongkhapa, Takdir yang terpenuhi

Memperingati hari parinirwananya Je Tsongkhapa pada 05 Desember 2015 ini, warga KCJ melakukan puja bersama Gaden Lha Gyama, pembacaan Baris-baris Pengalaman dan teks Takdir yang Terpenuhi.

Semoga ajaran Je Tsongkhapa selalu menyinari jalan kita menuju pencerahan sempurna.
Semoga ajaran Je Tsongkhapa dapat selalu berkembang dan berjaya.

Untuk mengetahui Je Tsongkhapa lebih jauh, cek link: http://www.kadamchoeling.or.id/cs_team/je-tsongkhapa/

Monday, November 16, 2015

Mahapranidhana Puja 2: Pray for Rinpoche

DAGPO RINPOCHE pertama kali memberikan ajaran Dharma di Bali, pada Agustus 1989. Seorang wanita praktisi Indonesia berbakti bernama Lie Tjhioe Lan mengundang Rinpoche untuk pertama kalinya dan memperkenalkan Beliau kepada biksu-biksu senior Indonesia. Ketika itu Rinpoche bertemu Bhante Girirakhito dan membabarkan Dharma pertama kalinya di bawah sinar rembulan.

Sejak itu, Rinpoche rutin berkunjung ke Indonesia untuk berbagi ajaran Silsilah Emasnya—yang garis silsilahnya bisa dirunut hingga Guru Suwarnadwipa, seorang pangeran kerajaan buddhis Sriwijaya, pemegang silsilah batin pencerahan. Guru Atisha bertaruh nyawa dalam pelayaran 13 bulan dari India ke Indonesia untuk berguru selama 12 tahun.   

Ajaran utama Dagpo Rinpoche adalah Jalan Bertahap Menuju Pencerahan atau Lamrim. Di tahun-tahun awal, ajaran diberikan dalam sesi singkat, yang berkembang menjadi sesi lebih panjang, hingga akhirnya menjadi Retret dan Transmisi Lamrim.  

Pada Desember 2010, Rinpoche mulai mentransmisikan teks Pembebasan di Tangan Kita, yang berlanjut dalam periode retret akhir tahun pada 2011, 2012, dan 2014. Desember 2013 Rinpoche menghadiri seri Transmisi Jangchub Lamrim yang diberikan HHDL 14 di India Selatan. Ketika itu, Kadam Choeling Indonesia (KCI) menyelenggarakan program puja di Jatim, dengan tajuk Mahapranidhana Puja.

Aktivitas Dagpo Rinpoche tersebar di Eropa, utamanya Perancis, tempat Beliau menetap saat ini. Rinpoche juga mengajar di India, tempat Beliau membangun kembali biara Lamrim asli Tibet, Dagpo Dratsang, di lembah Kullu-Manali. Baru-baru ini Rinpoche merampungkan jadwal tahunan transmisi Lamrim “Instruksi Lisan Manjugosha” di Biara Dagpo, 2-14 September 2015.

Menjelang kepulangannya ke Perancis pertengahan Oktober, Rinpoche mengalami serangan jantung ringan. Saat ini, Rinpoche masih menjalani perawatan. Akibatnya, jadwal ajaran Desember harus direvisi. Sekali lagi, Suhu Bhadra Ruci dari KCI mengambil inisiatif mengadakan MAHAPRANIDHANA PUJA 2—DOA UNTUK RINPOCHE, yang akan dilakukan di Vila Istana Bunga, Lembang, Bandung, lokasi yang tadinya untuk Retret & Transmisi Pembebasan di Tangan Kita.

Desember 2015 menandai hampir 27 tahun Cipta, Karsa, dan Karya Dagpo Rinpoche untuk Indonesia. Awan kelabu kesedihan akibat batalnya jadwal ini tak terelakkan karena retret desemberan KCI benar-benar merupakan agenda tahunan utama sambungan spiritual hati dan batin dengan ajaran agung Buddha, serta koneksi dengan guru terampil yang kebaikan hatinya tiada tara, Sang Mentari Dharma, yang terkasih dan teramat dihormati, Yang Mulia Dagpo Rinpoche, permata di hati semuanya, Sang Guru Suwarnadwipa.

Datanglah dan bergabung bersama kami dalam Doa untuk Rinpoche. Registrasi: www.kadamchoeling.or.id/pray4rpc.

Untk mengetahui acara ini lebih lanjut, Anda dapat melihat di artikel:
Www.kadamchoeling.or.id/mahapranidhana2/5w1h

*Info ini bisa disebarluaskan bagi yang membutuhkan.   

Sarwa manggalam,

Kadam Choeling Indonesia
Mahapranidhana Puja 2—Doa untuk Rinpoche
www.kadamchoeling.or.id

Thursday, September 24, 2015

Fangshen dan Puja saat Idul Adha

" Semoga semua mahkluk di mana pun berada
Yang menderita dalam penderitaan tubuh dan pikiran
Menemukan samudra kebahagiaan
Dan kesukacitaan dari jasa kebajikanku.
Selama mereka berada dalam samudra samsara
Semoga kebahagiaan tak akan surut, dan semoga mereka semua tanpa kesulitan menemukan angin kegembiraan dari para Bodhisattva."
~Bodhicaryavattara
Kamis, 24 September 2015 KCJ bersama-sama melakukan Fangshen, Tara Puja dan Lhamo Puja didedikasikan untuk para hewan qurban, semoga mereka dapat terlahir kembali di alam yang baik dan bertemu Dharma..

Wednesday, June 3, 2015

Selamat Hari Waisak 2015 2559 BE!

"Pertama-tama Engkau menumbuhkan batin pencerahan, lalu merampungkan kedua pengumpulan -kebajikan dan kebijaksanaan- dengan perilakumu yang luas hingga menjadi pelindung mahkluk di masa ini, kami memujimu. (Bait 2)

"Setelah sepuluh bulan, Engkau dilahirkan sebagai Pangeran Sakya, di Taman Lumbini yang beruntung, tanda-tanda unggul yang dihormati oleh Brahma dan Sakra memastikan silsilah agungmu - bersujud pada perbuatan ini. (Bait 4)

"Untuk memperjuangkan upayamu sejak tak bermula, duduk di bawah pohon Bodhi di Magadha dalam postur tak tergoyahkan, Engkau tersadarkan sepenuhnya dalam pencerahan sempurna -sembah sujud pada perbuatan ini. (Bait 9)

"Untuk mendorong mereka yang malas untuk memasuki Dharma, di situs suci Kushinagar Engkau hancurkan ketanpa-matianmu, tubuhmu seperti vajra, memasuki Nirwana -sembah sujud pada perbuatan ini." (Bait 13)
~ Pujian kepada Buddha Sakyamuni


Selasa, 02 Juni 2015 Kadam Choeling Jakarta mengadakan Perayaan Waisak. Perayaan ini merupakan puncak dari segala rangkaian kegiatan pengumpulan kebajikan di Bulan Bajik ini.

Selama kurang lebih 4 jam, kami melakukan segala Puja dan Doa yang didedikasikan untuk umur panjang Guru-guru kami, kelancaran pembangunan Biara, komunitas kami, dan kelancaran praktik pribadi kami.

Mengundang Ladang Kebajikan
Dimulai pukul 10.00-12.30, KCJ melakukan puja Jorchoy Panjang dan Pujian pada Buddha Sakyamuni yang dilanjutkan dengan Sadhana Avalokitesvara dipimpin oleh YL Jo dan Eka Agustian sebagai Omzey.
Sadhana Avalokitesvara dipimpin oleh Eka Agustian sebagai Omzey

Ketika waktu menunjukan pukul 12.30, break makan siang. Setelah makan siang, kami lanjutkan dengan membaca mantram Tara Putih untuk umur panjang YM Dagpo Rinpoche dan diakhiri dengan Fangshen.

Makan siang bersama


Fangshen


Perayaan ini bukan menjadi akhir dari kegiatan pengumpulan kebajikan, melainkan kembali menjadi awal yang memberikan semangat besar dalam praktik kita.

Selamat Hari Waisak 2015 2559 BE!

Semoga semangat perjuangan dalam Dharma ini terus membara!


Sarva Manggalam.

Yes, This is Our Vesakh!



Bulan Waisak, bulan yang penuh kebahagiaan, bulan dimana Sang Pangeran lahir, mencapai pencerahan sempurna, dan parinibana. Bulan ini bukan hanya bulan yang penuh kebahagiaan, melainkan juga bulan yang penuh dengan perjuangan.

Mengapa begitu?

Ya, selama 2 minggu melakukan Atthasila dan 4 minggu melakukan pengumpulan mantram, serta pengumpulan komunitas mandala dan offering air. Kami membiasakan diri untuk melakukan banyak kebajikan dan menghindari perbuatan buruk dari ketiga pintu -pikiran, ucapan dan tubuh. Karena tidak terbiasa, hal ini menjadi sebuah perjuangan. Namun perjuangan yang menyenangkan. Karena kami tahu, apa yang kami lakukan memiliki sebuah tujuan mulia, yaitu menyelesaikan segala latihan penyempurnaan diri.

Berikut testimoni dari warga KCJ yang menjalankan kegiatan di bulan bajik ini:

"Dari berbagai aktivitas bajik yg dilakukan selama bulan bajik, yg paling berkesan adalah Atthasila selama 2 Minggu.
Berasa karena biasanya Atthasila hanya sehari atau maksimal tidak lebih dr seminggu.
Setelah masa Atthasila lewat pun, masih terasa kontrol batinnya. Contohnya, biasanya craving banget sama yang namanya makanan, sekarang mau makan jadi otomatis set motivasi, makan karena atau perut lapar atau mulut lapar?
Yang biasanya gampang marah, sekarang lebih mawas diri.
Ya itu hanya sedikit contoh saja, masih banyak manfaat lainnya.
Kalau boleh saran, jika perlu sering2 bikin event sejenis, tanpa menunggu waktu/event tertentu, misalnya demi pembangunan biara lancar, dedikasikan (semisal) 3 hari Atthasila khusus biara, bisa jg didedikasikan utk umur panjang Guru, orang tua, ataupun orang lain yang sedang kesusahan dll., fun isn't it?
Rejoice buat semua yg sudah berusaha keras dalam pengumpulan kebajikan ataupun mengadakan acara agar org semua bisa melakukan kebajikan selama bulan bajik ini.
Sarva Mangalam."
~Eka Agustian

"Aku gak permah atthasila selama ini.  Ternyata lapar kalau gak makan malam, berat badan sampai turun 2.5 kg. Tapi kalau ada kesempatan berikutnya, mau atthasila lagi.
Saat perayaan Waisak ramai sekali orang yang datang, terasa seperti tahun baru."
~Siskawati Suparmin
 

"Waisak 2015 adalah waisak pertama saya diluar Palembang. Komunitas membuat saya merasa tak pernah benar-benar jauh dari rumah. Semangat menjalankan bulan bajik, bersama mengambil sila hingga ditutup dengan Puja bersama, ada rasa haru, gembira dan kehangatan. Waisak tahun ini menjadi bermakna ketika keluarga besar ini terbukti memiliki hati dan tujuan yang sama dalam hidup..
Semoga setiap hari berikutnya bisa seperti hari-hari dalam bulan bajik,
Semoga semangat waisak tak hanya hari ini.."
~Tanty

"Yang berkesan: Ngejar target yang di bulan biasa sangat sulit dan mempertahankan semangat sela bulan bajik.
Yang dirasakan: Latihan selama bulan bajik membuat Buddha ada, dan selalu hadir. Dan malu karena bolong bolong, namun Buddha dan guru memberikan kesempatan purifikasi, and its touching..."
~Dr Andri Kurnia

"Bulan bajik ini bagi saya seperti angin sejuk di 'gurun' Jakarta yang dipenuhi dengan kemacetan, stress dan kesibukan duniawi. Jujur saya sangat terkejut dengan semangat, energi dan antusiasme komunitas KCJ yang semakin terpancar selama bulan bajik dan waisak tahun ini."
~Satria Anggaprana

"Saia pribadi sungguh2 berterima kasih atas kebaikan hati Suhu dan Sangha KCI dan tentu saja ko Bule karena KCJ bisa mengadakan Sojong di momen2 waisak ini. Sojong adalah Hadiah terbaik untuk merayakan waisak. Perayaan kali ini memberikan suatu harapan baru, kesempatan berharga, dorongan semangat untuk memperbaiki praktek yg slama ini buanyak bolong nya.. Ternyata saia masih bisa diselamatkan, demikian juga Kamu.. :)"
~Sury

"Bagi aku yang penting ada dua: yang pertama, selagi situasi memungkinkan (selagi ingat, ketika kondisi mendukung ada, dll) maka kita gunakan untuk berbuat kebajikan sebanyak mungkin (mumpung bisa), dan kemudian yang kedua adalah mengusahakan agar tidak ada kemerosotan dalam hal kualitas dan kuantitas kebajikan yang dilakukan apabila dibandingkan dengan sebelum-sebelumnya.
Jadi tahun ini, aku melanjutkan tradisi pengambilan Sila Uposatha Mahayana yang aku mulai 2 tahun yang lalu berkat program bulan kebajikannya KCI. Aku sangat berterima kasih ke komunitas KCI yang sudah memperkenalkan tradisi ini ke aku. Meskipun tidak bisa sempurna (setiap hari pasti at least ada satu-dua sila yang kelanggar) tapi aku yakin sekecil apapun kebajikan yang terkumpul jauh lebih baik daripada ga sama sekali.
Sangat rejoice dimulai dengan H-1 Waisak kita diperkenalkan lagi dengan sebuah tradisi bajik yg baru berupa praktik sojong purifikasi. Kemudian semakin rejoice juga pada hari H Waisak, banyak kebajikan yang bisa dilakukan bersama. Khususnya sangat sangat terharu sekali ketika 50 orang lebih melakukan sadhana Avalokiteshvara bareng di center. Aspirasi Suhu agar para Bodhisatva dan makhluk-makhluk suci dapat memenuhi center pada hari Waisak benar-benar terwujud! Rejoice tambah memuncak ketika hari bajik ini juga berhasil ditutup dengan sangat bajik pula melalui Puja Protektor pas detik-detik Waisak, aku yakin Shri Devi akan melindungi dan membantu kita memyempurnakan praktik kita untuk mengikuti jejak Guru Agung Buddha Sakyamuni.
Terima kasih untuk Suhu dan komunitas."
~Johnson Khuo



Semoga kebajikan yang dilakukan ini dapat menjadi sebab bagi ramalan pencerahan kita. Bersama-sama dalam komunitas penganut jalan Bodhisatva ini untuk saling mendukung dan saling mengingatkan dalam praktik Dharma.

This is our vesakh, how about you?

Monday, June 1, 2015

Sojong, Praktik Purifikasi bagi para penempuh jalan Bodhisatwa

"Tradisi Sojong untuk umat awam ini sepertinya, seingat dan sepengetahuan saya, sojong lay pertama di seluruh komunitas tibetan yang ada di dunia, bahkan center Rinpoche di perancis tidak ada, FPMT yang sebesar itu tidak ada. Berkat request dari Suhu dan berkah Rinpoche yg sangat mendukung praktik sutra-tantra di Indonesia, semua ini bisa terwujud."
~YM Anton & YL Jo

Sebagai rangkaian di bulan bajik ini, Senin, 01 Juni 2015, komunitas KCJ melakukan Sojong untuk yg pertama kalinya. Sojong sendiri berarti praktik pengakuan dan purifikasi yang sangat kuat sekali, bagi pelanggaran umum, pelanggaran Sumpah Bodhisatva, dan pelanggaran Sumpah Tantra. Sojong biasanya dilakukan oleh para Sangha, namun berkat ijin dan kebaikan hati Sang Guru, umat awam di KCI dapat melakukan Sojong.

"Disinilah letak keunikan dari komunitas KCI dimana Sangha monastik dan umat awam sama-sama berpraktik. Praktik sojong hanya bisa dilakukan di komunitas, tidak bisa dilakukan sendiri2 di rumah seperti misalnya mengambil atthasila atau purifikasi pribadi. Semakin ngeh makna kata "Sangha/komunitas", semakin terasa pula kekuatan komunitas Dharma yang sebenarnya, komunitas yang saling menjaga praktik satu sama lain, saling mengingatkan dan mendukung."

~Lenny Hidayat

54 orang anggota KCJ melakukan Sojong ini, semoga dua kali tiap bulannya pada penanggalan 1 dan 15 Tibet, anggota yang melakukan Sojong ini bisa terus bertambah. Bersama sama mempurifikasi begitu banyak karma buruk dan penghalang yang menghalangi jalan Bodhisatwa kita.


Sunday, May 31, 2015

Minggu Terakhir Bulan Bajik untuk Sang Guru 31 Mei 2015



"Sebagai manusia, kita perlu memperhatikan sekeliling kita, teman-teman kantor, bahkan keluarga kita sendiri, belum tentu mau melakukan aktivitas bajik. Memiliki wujud sama, yaitu manusia, belum tentu memiliki 18 permata. Sehingga kita perlu benar-benar merenungkan apa makna 8 kebebasan dan 10 keberuntungan ini. Kita dapat membuat kehidupan kita menjadi lebih baik dan bahkan menjadi Buddha."
~Dr Hety

Tak terasa sudah hampir sebulan pengumpulan kebajikan dilakukan oleh anggota KCJ. Selama sebulan mengumpulkan mantram umur panjang YM Dagpo Rinpoche individu, pengumpulan mandala panjang, Puja Tara dan offering air komunitas, serta dua minggu melakukan Atthasila.
Pada 31 Mei 2015 ini, KCJ kembali melakukan aktivas bajik tersebut, dimulai dengan Fangshen, Tara Puja, Dharma Class mengenai 'Kelahiran Manusia yang Berharga' oleh Dr Hety dan di lanjutkan dengan pengumpulan mandala.


Sunday, May 24, 2015

Kami Persembahkan UntukMu

"Di tanah-tanah nan jauh yg terenggut dari cahaya kebahagiaan sejati, juga yg tersebar sebagian sinar-sinar matahari kata-kata sang Buddha, dengan kebaikan  yg besar Engkau menghentikan mesin (penggerak) semua ketidaktahuan total, Oh mentari Dharma yg tiada bandingnya, mohon berumur panjang!"
~Doa umur panjang untuk YM Dagpo Rinpoche

Lantunan pujian Tara, persembahan alam semesta, persembahan mangkuk-mangkuk air, Fangshen, membuat rupang Buddha Sakyamuni, Dharma Class, semua kebajika yg kami kumpulkan, kami persembahkan untukMu, Guru...

Photo: Kegiatan Kadam Choeling Jakarta 24 Mei 2015

Thursday, May 7, 2015

Bulan Bajik Komunitas Untuk Sang Guru

10 Mei 2015 - 2 Juni 2015

Seluruh isi dunia ini tanpa kecuali
Terbelenggu oleh klesha;
Tetapi Engkau telah lama terbalut dalam welas asih
Untuk membebaskan dunia yang penuh klesha. 
- Satapancasatkastotram, Seratus Lima Puluh Bait Pujian-

Menjelang momen berkah Waisak 2015, komunitas satu hati satu bakti akan melaksanakan "Bulan Bajik Komunitas" yang dimulai tanggal 10 Mei.

Kebajikan yang akan kita himpun:
Kegiatan komunitas
- PUJA TARA
- Pengumpulan 5000 MANDALA

Kegiatan Individu
- Pengumpulan kolektif 500.000 MANTRAM TARA PUTIH 
- ATHASILA

Dalam rangka pengumpulan kolektif 500.000 mantram Tara Putih, KCI mengajak Anda untuk ikut berpartisipasi berkomitmen dalam 1 bulan.

Contoh :
Dharmapala/60mantram/1bulan
Batas pendaftaran komitmen hingga 10 Mei 2015 pukul 12.00.

Jadi daftarkan diri Anda sekarang ke Gubernur daerah masing-masing. 
Bagi yang tidak bergabung di center cabang langsung menghubungi Call Center KCI

Mari sambut berkah Waisak dengan menyatukan semangat menuju satu hati dan satu tujuan.

"Kebajikan adalah sumber kebahagiaan bagi komunitas"
-Suhu-

Sarwa manggalam,

Kadam Choeling Indonesia
Bulan Bajik Komunitas 2015
www.kadamchoeling.or.id
SMS/ WA 0815 7321 0000
Pin BB 5273AC39

Monday, March 2, 2015

Ngedate Sama Kekasih di Hari Valentine? Terlalu Mainstream..




Anak-anak Kadam Choeling Jakarta mencoba anti-mainstream dalam merayakan Hari Valentine. Maka pada tanggal 14 Februari 2015 tersebut warga KCJ berbondong-bondong datang ke KoKas (Kota Kasablanka) untuk turut serta menyemarakan acara #BeAHero. Dengan motivasi kuat untuk membantu orang lain yang membutuhkan donor darah, perjalanan jauh yang melelahkan pun tidak begitu terasa.
Setelah tiba di sana, rombongan langsung menuju tempat acara tersebut, mendaftarkan diri, mengecek hemoglobin, dan melaksanakan donor darah.





By the way, #BeAHero ini acara apa sih? #BeAHero merupakan tagline yang digunakan oleh Young On Top untuk menggerakan para generasi muda dalam berperan aktif dalam membantu penderita Thalasemia. Thalasemia merupakan penyakit turunan genetika yang disebabkan kelainan sel darah merah. Kelainan tersebut terjadi dikarenakan bahan baku pembuatan sel darah merah tidak sempurna sehingga membuat sel darah merah mudah pecah (hemolisis). Penyakit ini ditandai oleh anemia serta pembesaran limpa dan hati. Akibatnya, anak tampak pucat, lesu dan mudah sakit, jantung yg bekerja lebih berat hingga gagal jantung dan sesak nafas.





Dimulai dengan adanya niat baik untuk turut aktif membantu orang lain lewat donor darah bersama, hari Valentine ini ditutup dengan Puja 21 Tara beserta Puja Lhamo. Semua kebajikan yang kami kumpulkan di hari valentine, kami dedikasikan untuk umur panjang dan kesehatan para guru-guru kami, Biara KCI, Kadam Choeling Indonesia, serta kesejahteraan semua makhluk.




So, apakah hari Valentine KCJ anti-mainstream? Tentu saja iya. Karena kasih sayang kami tujukan kesemua makhluk lewat tindakan nyata. Kami tunggu partisipasi teman-teman yang lain dalam kegiatan anti-mainstream berikutnya.